Adonais

Oleh: Percy Bysshe Shelley
I. Di tengah hutan kematian, di mana bayang-bayang malam Berbaris, seperti penjaga yang tidak pernah berhenti, Ada sebuah makam yang terletak, tersembunyi dari mata, Di mana Adonais, keindahan, telah meninggalkan kita. II. Oh, Adonais, engkau yang pernah bersinar Seperti bintang pagi di langit yang biru, Sekarang engkau telah pergi, dan kami yang tertinggal Menangis dan meratapi kehilanganmu. III. Kematian, engkau yang kejam, telah merenggut nyawa Dari orang yang paling berharga, paling cantik, paling murni, Adonais, engkau yang telah meninggalkan kita Dalam kesedihan dan kehilangan yang tak terhingga. IV. Oh, Adonais, engkau yang pernah menjadi sumber Kehidupan dan kegembiraan bagi kami, Sekarang engkau telah pergi, dan kami yang tertinggal Meratapi kehilanganmu, dan menangis tanpa henti. V. Di tengah hutan kematian, di mana bayang-bayang malam Berbaris, seperti penjaga yang tidak pernah berhenti, Ada sebuah makam yang terletak, tersembunyi dari mata, Di mana Adonais, keindahan, telah meninggalkan kita. VI. Kematian, engkau yang kejam, telah merenggut nyawa Dari orang yang paling berharga, paling cantik, paling murni, Adonais, engkau yang telah meninggalkan kita Dalam kesedihan dan kehilangan yang tak terhingga. VII. Oh, Adonais, engkau yang pernah bersinar Seperti bintang pagi di langit yang biru, Sekarang engkau telah pergi, dan kami yang tertinggal Menangis dan meratapi kehilanganmu. VIII. Di tengah hutan kematian, di mana bayang-bayang malam Berbaris, seperti penjaga yang tidak pernah berhenti, Ada sebuah makam yang terletak, tersembunyi dari mata, Di mana Adonais, keindahan, telah meninggalkan kita. IX. Kematian, engkau yang kejam, telah merenggut nyawa Dari orang yang paling berharga, paling cantik, paling murni, Adonais, engkau yang telah meninggalkan kita Dalam kesedihan dan kehilangan yang tak terhingga. X. Oh, Adonais, engkau yang pernah menjadi sumber Kehidupan dan kegembiraan bagi kami, Sekarang engkau telah pergi, dan kami yang tertinggal Meratapi kehilanganmu, dan menangis tanpa henti. XI. Di tengah hutan kematian, di mana bayang-bayang malam Berbaris, seperti penjaga yang tidak pernah berhenti, Ada sebuah makam yang terletak, tersembunyi dari mata, Di mana Adonais, keindahan, telah meninggalkan kita. XII. Kematian, engkau yang kejam, telah merenggut nyawa Dari orang yang paling berharga, paling cantik, paling murni, Adonais, engkau yang telah meninggalkan kita Dalam kesedihan dan kehilangan yang tak terhingga. XIII. Oh, Adonais, engkau yang pernah bersinar Seperti bintang pagi di langit yang biru, Sekarang engkau telah pergi, dan kami yang tertinggal Menangis dan meratapi kehilanganmu. XIV. Di tengah hutan kematian, di mana bayang-bayang malam Berbaris, seperti penjaga yang tidak pernah berhenti, Ada sebuah makam yang terletak, tersembunyi dari mata, Di mana Adonais, keindahan, telah meninggalkan kita. XV. Kematian, engkau yang kejam, telah merenggut nyawa Dari orang yang paling berharga, paling cantik, paling murni, Adonais, engkau yang telah meninggalkan kita Dalam kesedihan dan kehilangan yang tak terhingga. XVI. Oh, Adonais, engkau yang pernah menjadi sumber Kehidupan dan kegembiraan bagi kami, Sekarang engkau telah pergi, dan kami yang tertinggal Meratapi kehilanganmu, dan menangis tanpa henti. XVII. Di tengah hutan kematian, di mana bayang-bayang malam Berbaris, seperti penjaga yang tidak pernah berhenti, Ada sebuah makam yang terletak, tersembunyi dari mata, Di mana Adonais, keindahan, telah meninggalkan kita. XVIII. Kematian, engkau yang kejam, telah merenggut nyawa Dari orang yang paling berharga, paling cantik, paling murni, Adonais, engkau yang telah meninggalkan kita Dalam kesedihan dan kehilangan yang tak terhingga. XIX. Oh, Adonais, engkau yang pernah bersinar Seperti bintang pagi di langit yang biru, Sekarang engkau telah pergi, dan kami yang tertinggal Menangis dan meratapi kehilanganmu. XX. Di tengah hutan kematian, di mana bayang-bayang malam Berbaris, seperti penjaga yang tidak pernah berhenti, Ada sebuah makam yang terletak, tersembunyi dari mata, Di mana Adonais, keindahan, telah meninggalkan kita. XXI. Kematian, engkau yang kejam, telah merenggut nyawa Dari orang yang paling berharga, paling cantik, paling murni, Adonais, engkau yang telah meninggalkan kita Dalam kesedihan dan kehilangan yang tak terhingga. XXII. Oh, Adonais, engkau yang pernah menjadi sumber Kehidupan dan kegembiraan bagi kami, Sekarang engkau telah pergi, dan kami yang tertinggal Meratapi kehilanganmu, dan menangis tanpa henti. XXIII. Di tengah hutan kematian, di mana bayang-bayang malam Berbaris, seperti penjaga yang tidak pernah berhenti, Ada sebuah makam yang terletak, tersembunyi dari mata, Di mana Adonais, keindahan, telah meninggalkan kita. XXIV. Kematian, engkau yang kejam, telah merenggut nyawa Dari orang yang paling berharga, paling cantik, paling murni, Adonais, engkau yang telah meninggalkan kita Dalam kesedihan dan kehilangan yang tak terhingga. XXV. Oh, Adonais, engkau yang pernah bersinar Seperti bintang pagi di langit yang biru, Sekarang engkau telah pergi, dan kami yang tertinggal Menangis dan meratapi kehilanganmu. XXVI. Di tengah hutan kematian, di mana bayang-bayang malam Berbaris, seperti penjaga yang tidak pernah berhenti, Ada sebuah makam yang terletak, tersembunyi dari mata, Di mana Adonais, keindahan, telah meninggalkan kita. XXVII. Kematian, engkau yang kejam, telah merenggut nyawa Dari orang yang paling berharga, paling cantik, paling murni, Adonais, engkau yang telah meninggalkan kita Dalam kesedihan dan kehilangan yang tak terhingga. XXVIII. Oh, Adonais, engkau yang pernah menjadi sumber Kehidupan dan kegembiraan bagi kami, Sekarang engkau telah pergi, dan kami yang tertinggal Meratapi kehilanganmu, dan menangis tanpa henti. XXIX. Di tengah hutan kematian, di mana bayang-bayang malam Berbaris, seperti penjaga yang tidak pernah berhenti, Ada sebuah makam yang terletak, tersembunyi dari mata, Di mana Adonais, keindahan, telah meninggalkan kita. XXX. Kematian, engkau yang kejam, telah merenggut nyawa Dari orang yang paling berharga, paling cantik, paling murni, Adonais, engkau yang telah meninggalkan kita Dalam kesedihan dan kehilangan yang tak terhingga. XXXI. Oh, Adonais, engkau yang pernah bersinar Seperti bintang pagi di langit yang biru, Sekarang engkau telah pergi, dan kami yang tertinggal Menangis dan meratapi kehilanganmu. XXXII. Di tengah hutan kematian, di mana bayang-bayang malam Berbaris, seperti penjaga yang tidak pernah berhenti, Ada sebuah makam yang terletak, tersembunyi dari mata, Di mana Adonais, keindahan, telah meninggalkan kita. XXXIII. Kematian, engkau yang kejam, telah merenggut nyawa Dari orang yang paling berharga, paling cantik, paling murni, Adonais, engkau yang telah meninggalkan kita Dalam kesedihan dan kehilangan yang tak terhingga. XXXIV. Oh, Adonais, engkau yang pernah menjadi sumber Kehidupan dan kegembiraan bagi kami, Sekarang engkau telah pergi, dan kami yang tertinggal Meratapi kehilanganmu, dan menangis tanpa henti. XXXV. Di tengah hutan kematian, di mana bayang-bayang malam Berbaris, seperti penjaga yang tidak pernah berhenti, Ada sebuah makam yang terletak, tersembunyi dari mata, Di mana Adonais, keindahan, telah meninggalkan kita. XXXVI. Kematian, engkau yang kejam, telah merenggut nyawa Dari orang yang paling berharga, paling cantik, paling murni, Adonais, engkau yang telah meninggalkan kita Dalam kesedihan dan kehilangan yang tak terhingga. XXXVII. Oh, Adonais, engkau yang pernah bersinar Seperti bintang pagi di langit yang biru, Sekarang engkau telah pergi, dan kami yang tertinggal Menangis dan meratapi kehilanganmu. XXXVIII. Di tengah hutan kematian, di mana bayang-bayang malam Berbaris, seperti penjaga yang tidak pernah berhenti, Ada sebuah makam yang terletak, tersembunyi dari mata, Di mana Adonais, keindahan, telah meninggalkan kita. XXXIX. Kematian, engkau yang kejam, telah merenggut nyawa Dari orang yang paling berharga, paling cantik, paling murni, Adonais, engkau yang telah meninggalkan kita Dalam kesedihan dan kehilangan yang tak terhingga. XL. Oh, Adonais, engkau yang pernah menjadi sumber Kehidupan dan kegembiraan bagi kami, Sekarang engkau telah pergi, dan kami yang tertinggal Meratapi kehilanganmu, dan menangis tanpa henti. XLI. Di tengah hutan kematian, di mana bayang-bayang malam Berbaris, seperti penjaga yang tidak pernah berhenti, Ada sebuah makam yang terletak, tersembunyi dari mata, Di mana Adonais, keindahan, telah meninggalkan kita. XLII. Kematian, engkau yang kejam, telah merenggut nyawa Dari orang yang paling berharga, paling cantik, paling murni, Adonais, engkau yang telah meninggalkan kita Dalam kesedihan dan kehilangan yang tak terhingga. XLIII. Oh, Adonais, engkau yang pernah bersinar Seperti bintang pagi di langit yang biru, Sekarang engkau telah pergi, dan kami yang tertinggal Menangis dan meratapi kehilanganmu. XLIV. Di tengah hutan kematian, di mana bayang-bayang malam Berbaris, seperti penjaga yang tidak pernah berhenti, Ada sebuah makam yang terletak, tersembunyi dari mata, Di mana Adonais, keindahan, telah meninggalkan kita. XLV. Kematian, engkau yang kejam, telah merenggut nyawa Dari orang yang paling berharga, paling cantik, paling murni, Adonais, engkau yang telah meninggalkan kita Dalam kesedihan dan kehilangan yang tak terhingga. XLVI. Oh, Adonais, engkau yang pernah menjadi sumber Kehidupan dan kegembiraan bagi kami, Sekarang engkau telah pergi, dan kami yang tertinggal Meratapi kehilanganmu, dan menangis tanpa henti. XLVII. Di tengah hutan kematian, di mana bayang-bayang malam Berbaris, seperti penjaga yang tidak pernah berhenti, Ada sebuah makam yang terletak, tersembunyi dari mata, Di mana Adonais, keindahan, telah meninggalkan kita. XLVIII. Kematian, engkau yang kejam, telah merenggut nyawa Dari orang yang paling berharga, paling cantik, paling murni, Adonais, engkau yang telah meninggalkan kita Dalam kesedihan dan kehilangan yang tak terhingga. XLIX. Oh, Adonais, engkau yang pernah bersinar Seperti bintang pagi di langit yang biru, Sekarang engkau telah pergi, dan kami yang tertinggal Menangis dan meratapi kehilanganmu. L. Di tengah hutan kematian, di mana bayang-bayang malam Berbaris, seperti penjaga yang tidak pernah berhenti, Ada sebuah makam yang terletak, tersembunyi dari mata, Di mana Adonais, keindahan, telah meninggalkan kita. LI. Kematian, engkau yang kejam, telah merenggut nyawa Dari orang yang paling berharga, paling cantik, paling murni, Adonais, engkau yang telah meninggalkan kita Dalam kesedihan dan kehilangan yang tak terhingga. LII. Oh, Adonais, engkau yang pernah menjadi sumber Kehidupan dan kegembiraan bagi kami, Sekarang engkau telah pergi, dan kami yang tertinggal Meratapi kehilanganmu, dan menangis tanpa henti. LIII. Di tengah hutan kematian, di mana bayang-bayang malam Berbaris, seperti penjaga yang tidak pernah berhenti, Ada sebuah makam yang terletak, tersembunyi dari mata, Di mana Adonais, keindahan, telah meninggalkan kita. LIV. Kematian, engkau yang kejam, telah merenggut nyawa Dari orang yang paling berharga, paling cantik, paling murni, Adonais, engkau yang telah meninggalkan kita Dalam kesedihan dan kehilangan yang tak terhingga. LV. Oh, Adonais, engkau yang pernah bersinar Seperti bintang pagi di langit yang biru, Sekarang engkau telah pergi, dan kami yang tertinggal Menangis dan meratapi kehilanganmu. LVI. Di tengah hutan kematian, di mana bayang-bayang malam Berbaris, seperti penjaga yang tidak pernah berhenti, Ada sebuah makam yang terletak, tersembunyi dari mata, Di mana Adonais, keindahan, telah meninggalkan kita. LVII. Kematian, engkau yang kejam, telah merenggut nyawa Dari orang yang paling berharga, paling cantik, paling murni, Adonais, engkau yang telah meninggalkan kita Dalam kesedihan dan kehilangan yang tak terhingga. LVIII. Oh, Adonais, engkau yang pernah menjadi sumber Kehidupan dan kegembiraan bagi kami, Sekarang engkau telah pergi, dan kami yang tertinggal Meratapi kehilanganmu, dan menangis tanpa henti. LIX. Di tengah hutan kematian, di mana bayang-bayang malam Berbaris, seperti penjaga yang tidak pernah berhenti, Ada sebuah makam yang terletak, tersembunyi dari mata, Di mana Adonais, keindahan, telah meninggalkan kita. LX. Kematian, engkau yang kejam, telah
Kembali ke Daftar