Tonight I Can Write (The Saddest Lines)

Oleh: Pablo Neruda
**Versi Asli (Bahasa Spanyol)** Esta noche escribo lo más triste. Porque perdí mi amor, y perdí a ella. La vi por última noche, igual a ella. Como aquella de la primavera. Sus ojos, sus ojos, sus ojos. Ay, de la última noche que la miré con los ojos profundos. Con los ojos profundos, mi alma, que no la quise, se sentía ya tan lejana. Ya no la amo, digo la verdad, y ni siquiera la amo. Pero quiero a esta tristeza, porque a veces la amo. Mi amor que no fue eterno, pero es mucho. Aunque esta sea la última pena que siento, Por eso todo el mundo es igual, Por eso todo el mundo me parece igual ahora. Cierro la ventana y el aire se enfría. No pasaron los vientos en la calle. Y como al final de la noche mi voz se ha roto, Tocaré la llave en la puerta y la dejaré caer. La dejaré caer, aunque sea una llave extraña. Y la dejaré caer, aunque la puerta esté cerrada. *** **Terjemahan Bahasa Indonesia** Malam ini aku bisa menulis Kalimat-kalimat yang paling sedih. Karena kekasihku telah pergi, dan aku sendiri telah pergi. Aku melihatnya untuk terakhir kali malam ini, Sama seperti dulu, Sama seperti tahun-tahun yang lalu. Matanya, matanya, matanya. Ya, aku melihatnya malam terakhir, Dengan matanya yang dalam, Dengan matanya yang dalam, jiwa yang tak lagi kuinginkan Merasa begitu jauh. Aku tak lagi mencintainya, aku berkata, Dan tak lagi aku mencintainya. Tapi aku ingin mengasihi kesedihan ini, Karena suatu saat aku mencintainya. Cintaku yang tak abadi, Namun begitu besar. Meskipun ini adalah kesedihan terakhir yang aku rasakan, Itulah sebabnya semua orang sama, Itulah sebabnya semua orang terlihat sama bagiku sekarang. Aku menutup jendela, dan udara menjadi dingin. Angin tidak berhembus di jalanan. Dan seperti akhir malam, suaraku telah hancur, Aku akan memutar kunci di pintu dan melemparnya. Aku akan melemparnya, meskipun ini kunci asing. Dan aku akan melemparnya, meskipun pintunya terkunci.
Kembali ke Daftar