Simfoni Padang Sunyi Si Binatang Jalang: Kisah Epik Chairil Anwar dalam Merevolusi Sastra Indonesia Temu di Lipatan Takdir Menelusuri Jejak Kata: Mengenal Tokoh-Tokoh Besar dalam Sastra Indonesia Sia-sia yang Kupeluk Pelabuhan Jiwa Ziarah Dalam Kekosongan Titik Penyerahan Waktu Revolusi Estetika: Peran Vital Chairil Anwar dalam Transformasi Puisi Modern Indonesia Irama Pengusir Dosa Tempaan Luka di Ambang Fajar Dialektika di Tepi Cangkir Nakhoda di Lautan Angkuh Tudingan di Atas Riak Antara Pena dan Wayang: Membedah Sosok Sujiwo Tejo sebagai Sastrawan atau Budayawan? Khidmat di Ruang Tak Bernama Tiga Pilar Malam Sunyi Permata di Kain Beludru Kelaparan Sang Pujangga Bisu Nyala Sunyi Tiga Takdir Menelusuri Jejak Kata: Mengenal Tokoh-Tokoh Besar dalam Sastra Indonesia Kidung Pelarian di Tengah Cerca Remang Sunyi Sang Beludru "Cawan yang Pecah dan Bintang yang Terlarang" Simfoni Dalam Sunyi

Di rumahku, hening adalah

Di rumahku, hening adalah

Isi Karya

Di rumahku, hening adalahDi rumahku, hening adalah teriakan yang panjang.
Di rumahmu, gaduh adalah sepi yang menyamar.
Kita adalah dua cangkir yang retak isinya,
Menampung anggur pahit setiap malam.

Ada frekuensi ganjil yang menyusup ke kepalaku,
Sinyal darurat dari matamu yang jauh.
Ingin kuretas jarak itu,
Menjadi jarum yang menjahit sobekan di layarmu.
Tapi kemudiku sudah dikunci ke arah utara,
Sementara kau hanyut ke selatan.

Rindu ini menjadi hantu tanpa kaki,
Melayang menembus dinding, duduk di tepi ranjangmu.
Ia ingin menyeka debu di wajahmu,
Tapi sadar ia tak punya wujud,
Hanya uap panas yang lahir dari dinginnya sebuah ikatan.
Kita ada, tapi dilarang menjadi 'kita'.

Diskusi Pembaca

// Comment Logic loadComments(44); async function loadAiReview(id, type) { const container = document.getElementById("aiReviewContainer-" + id); container.innerHTML = "
Menganalisis konten...
"; try { const res = await fetch("ai_comment.php?id=" + id + "&type=" + type); const data = await res.json(); if (data.status === "success") { container.innerHTML = data.comment; } else { container.innerHTML = "
Gagal memuat analisis.
"; } } catch (e) { container.innerHTML = "
Error koneksi.
"; } } async function postManualComment(id, type) { const name = document.getElementById("userCommentName").value.trim(); const content = document.getElementById("userCommentText").value.trim(); if(!name || !content) { alert("Mohon isi nama dan komentar."); return; } // Simple POST (you would implement a real endpoint for this) appendCommentHTML({name: name, content: content, time_display: "Baru saja"}); document.getElementById("userCommentText").value = ""; alert("Komentar terkirim!"); }
Next: 30s
Chat Pemilik